BEI Perluas Komite HSC, Libatkan Akademisi hingga Perwakilan Investor

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Senin 26 Oktober 2026 10:43 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) memperluas keanggotaan komite penilai saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC). (Foto: Okezone.com/IMG)
Share :

“Kami berharap transparansi tata kelola dan kredibilitas hasil kerja komite ini akan menjadi lebih baik ke depannya,” pungkas Jeffrey.

Sementara itu, berdasarkan data pekan lalu, BEI mencatat sekitar 80 emiten tergolong sebagai saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau HSC. Mulai 2 November 2026, saham-saham tersebut tidak lagi diperhitungkan dalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kebijakan ini bertujuan meningkatkan kredibilitas pembentukan harga saham di pasar.

Sebelumnya, saham-saham HSC hanya dikeluarkan dari indeks utama tertentu. Dengan kebijakan terbaru, saham-saham tersebut tidak lagi diperhitungkan dalam IHSG. Meski demikian, Jeffrey menegaskan bahwa saham-saham HSC tetap dapat diperdagangkan oleh investor.

“Bukan delisting, tetapi tidak diperhitungkan dalam IHSG. Seperti yang sudah kami sampaikan, saham HSC sudah dikeluarkan atau tidak masuk dalam indeks flagship, LQ45, dan lain-lain,” kata Jeffrey dalam konferensi pers pada Senin (19/10/2026).

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya