Bahlil mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas sumur-sumur tua serta meminta perusahaan yang tidak mampu mengembangkan konsesinya agar menyerahkannya kepada negara untuk ditawarkan kepada investor lain.
Selain itu, Bahlil menilai, percepatan investasi dan peningkatan lifting minyak menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.
“Kalau tidak mampu mengerjakan, serahkan konsesi tersebut kepada negara. Nanti pemerintah akan menawarkan kepada pihak lain yang mampu mengerjakannya,” tegasnya.
(Dani Jumadil Akhir)