JAKARTA – Danantara Indonesia menegaskan komitmennya terhadap penerapan tata kelola perusahaan yang baik, transparansi, dan akuntabilitas di seluruh jajaran pimpinan. Penegasan tersebut disampaikan menyusul pernyataan Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, mengenai kepemilikan sahamnya di Supra Sekuritas dan dukungannya terhadap penguatan integritas pasar modal Indonesia.
Pandu menjelaskan, kepemilikan saham tersebut merupakan bagian dari investasi pribadinya yang telah dilakukan sejak lama. Sebagian besar investasi tersebut bersifat minoritas dan pasif, sehingga tidak melibatkan dirinya dalam kegiatan operasional sehari-hari maupun pengambilan keputusan perusahaan.
"Saya telah berinvestasi di sejumlah perusahaan semenjak puluhan tahun lalu, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Dari jumlah tersebut, kebanyakan saya hanya menjadi pemegang saham minoritas dan pasif. Tak terlibat di operasional harian dan pengambilan keputusan," ujar Pandu, Jumat (30/10/2026).
Ia juga menekankan perlunya membedakan status kepemilikan saham dengan tanggung jawab atas tindakan perusahaan. Pandu menyatakan bahwa temuan dan sanksi yang diumumkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkaitan dengan kegiatan perusahaan dan perlu ditangani melalui mekanisme regulasi yang berlaku.
"Status kepemilikan saham saya harus dibedakan dengan tanggung jawab atas tindakan perusahaan. Temuan dan sanksi yang diumumkan oleh OJK berkaitan dengan kegiatan perusahaan, dan sudah selayaknya ditangani oleh perusahaan melalui proses regulasi yang berlaku," katanya.
Menanggapi hal tersebut, CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menegaskan bahwa institusinya memiliki kerangka tata kelola yang berlaku bagi seluruh jajaran pimpinan, termasuk ketentuan mengenai investasi pribadi dan potensi konflik kepentingan.
"Danantara Indonesia berkomitmen menjalankan standar tertinggi dalam tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas. Seluruh jajaran pimpinan kami tunduk pada kode etik dan kebijakan konflik kepentingan, termasuk kewajiban pengungkapan investasi pribadi, dan kami menjalankan kewajiban tersebut dengan sungguh-sungguh," ujar Rosan.