Indonesia dan India Jadi Dua Negara yang Buka Data Pemegang Saham di Atas 1 Persen

Anggie Ariesta, Jurnalis
Senin 02 November 2026 18:56 WIB
Indonesia dan India menjadi dua negara di dunia yang mempublikasikan data identitas pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1% kepada publik. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)
Share :

JAKARTA – Indonesia dan India menjadi dua negara di dunia yang mempublikasikan data identitas pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1% kepada publik. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan, keterbukaan informasi tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat transparansi pasar modal domestik.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan, keterbukaan informasi ini merupakan bagian dari agenda pembenahan struktur pasar modal yang dipercepat sejak awal 2026. Langkah tersebut bertujuan memberikan gambaran yang lebih lengkap kepada investor mengenai struktur kepemilikan saham emiten.

“Di dunia ini hanya Indonesia dan India yang melakukan itu,” kata Jeffrey dalam Capital Market Journalist Workshop Media Gathering 2026 di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (31/10/2026).

Jeffrey menjelaskan, BEI secara bertahap tidak hanya membuka identitas pemegang saham, tetapi juga melengkapi informasi tersebut dengan rincian kategori investor.

Ke depan, BEI berencana melengkapi data kepemilikan saham dengan informasi mengenai keterkaitan atau hubungan afiliasi antar pemegang saham. Langkah ini diharapkan dapat memberikan gambaran struktur kepemilikan yang lebih akurat.

Meski demikian, Jeffrey menggarisbawahi pentingnya menjaga akurasi dan keandalan data yang disampaikan kepada masyarakat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya