Berdasarkan data kepemilikan saham PGEO per 30 Oktober 2026, investor asing mendominasi kepemilikan saham perseroan dalam kelompok saham tanpa warkat (scripless). Porsi kepemilikan investor asing tercatat sebesar 62,84%, sedangkan investor domestik mencapai 37,16%.
Sementara itu, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 4 Oktober hingga 3 November 2026, investor asing mencatatkan aksi beli sebanyak 108 juta lembar saham senilai Rp99,36 miliar. Di sisi lain, investor asing juga melakukan aksi jual sebanyak 68,67 juta lembar saham senilai Rp64,9 miliar.
Dengan demikian, investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp34,4 miliar selama periode tersebut.
Sebaliknya, investor domestik mencatatkan aksi jual sebesar Rp288,29 miliar dan aksi beli sebesar Rp253,89 miliar. Dengan demikian, investor domestik membukukan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp34,4 miliar.
Menurut Fransetya, peningkatan kepemilikan investor asing menunjukkan bahwa prospek PGEO masih mendapat perhatian dari pasar internasional. Perseroan berharap minat investor domestik terhadap saham PGEO juga terus meningkat.