JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan tabungan masyarakat di perbankan mencapai Rp10.513 triliun pada posisi September 2026. Jumlah tersebut mencatatkan pertumbuhan sebesar 8,65 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan bahwa tren kenaikan dana pihak ketiga ini terjadi secara merata di seluruh kelompok nominal simpanan, baik pada segmen nasabah bernilai kecil maupun besar. Salah satunya tabungan di atas Rp5 miliar yang makin banyak.
“Yang di atas Rp5 miliar itu tumbuh 11,91 persen,” kata Anggito dalam Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Anggito merinci, pertumbuhan simpanan nasabah dengan saldo di bawah Rp100 juta tercatat naik 7,15 persen yoy.
Selanjutnya, kelompok simpanan dengan nominal Rp100 juta hingga Rp200 juta membukukan kenaikan 5,9 persen yoy.
Sementara itu, untuk kelompok tabungan bernilai antara Rp200 juta hingga Rp500 juta mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,21 persen yoy.
“Jadi secara agregat totalnya adalah 8,65 persen atau secara nominal posisi September 2026 adalah Rp10.513 triliun,” ujar Anggito.