Insentif tersebut ditargetkan menjangkau 3,75 juta penumpang dengan jadwal keberangkatan pada 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Fasilitas ini berlaku untuk pembelian tiket mulai 20 Oktober 2026.
Pemerintah juga memberikan diskon tiket kereta api sebesar 30% untuk kelas ekonomi komersial di wilayah Jawa dan Sumatra Utara. Program tersebut ditargetkan menjangkau 1,04 juta penumpang untuk periode perjalanan 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027.
Untuk transportasi laut, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberikan diskon sebesar 30% dari tarif dasar kelas ekonomi pada seluruh rute kapal penumpang. Diskon tersebut ditargetkan menjangkau 414.000 penumpang untuk periode perjalanan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Sementara itu, pemerintah memberikan pembebasan 100% tarif jasa kepelabuhanan untuk layanan penyeberangan ASDP. Fasilitas ini berlaku bagi penumpang pejalan kaki dan kendaraan golongan II/IVA di 14 pelabuhan penyeberangan dengan target 1,42 juta pengguna.
"Kemudian tarif jasa pelabuhan (untuk pejalan kaki dan kendaraan golongan II/IVA) yang digratiskan oleh ASDP di 14 pelabuhan untuk 1,42 juta orang periodenya 22 Desember 2026 sampai dengan 10 Januari 2027," ujar Airlangga.
(Feby Novalius)