JAKARTA - Selesainya akuisisi PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) oleh PT Mitra Rajasa Tbk (MIRA), membuat terjadi pergantian komisaris dan direksi APEX.
Jika semula direksi didominasi oleh wakil PT Medco Energi Tbk (MEDC), dengan adanya perubahan kepemilikan modal tersebut maka menjadi berubah.
Melalui Rapat umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) APEX, sejumlah direksi dan komisaris APEX resmi mengundurkan diri. Antara lain, komisaris utama APEX Hilmi Panigoro, yang merupakan Komisaris Utama MEDC.
"Pengunduran diri tersebut telah disetujui oleh para pemegang saham," ujar Direktur Utama APEX Hertriono Kartowisastro, seusai RUPSLB di Jakarta.
Selain Hilmi, Direktur Utama MEDC Darmoyo Doyoatmojo, juga mundur sebagai anggota komisaris APEX. Selain wakil MEDC yang keluar dari jajaran direksi dan komisaris. Sejumlah nama juga menghiasi jajaran direksi dan komisaris APEX. Untuk jajaran komisaris sendiri, APEX mengganti muka lama dengan muka baru.
"Untuk jajaran komisaris semua ganti. Sementara untuk direksi ada beberapa nama baru yang masuk, berasal dari MIRA.. Beberapa ada yang dipertahankan," ujar Hertriono.
Nama-nama lengkap untuk direksi APEX, yang dipertahankan antara lain : Direktur Utama : Hertriono Kartowisastro, Direktur : Terence M Gott, Direktur : Agustinus B Lomboan, Direktur : Suarmin Tioniwar. Sementara wakil MIRA yang masuk ke jajaran direksi APEX yaitu : Direktur : Tito Sulistio , Direktur : Agung Salim, dan Direktur : Alfons Irawan.
Sedangkan nama lengkap komisaris adalah : Komut & Independen : Bambang Subianto, Kom Ind: Huda Nardono Subarkah, Kom Ind: Simon Halim, Kom: Gita Irawan W (berasal dari ancora), kom: Haji Muhammad Jusuf Hamka, Kom: Robert Soeharsono, Kom: Wirawan Halim dan Kom: Bhakti Salim.
Terhitung sejak selesainya transaksi penjualan APEX ke MIRA pada 10 September, MEDC tidak lagi memegang saham APEX. MEDC telah melepas sebanyak 1.287.045.106 sahamnya, atau sekitar 48,72 persen dari seluruh saham yang dimiliki APEX kepada MIRA.
MEDC telah menerima dana pembayaran sejumlah USD272,714 juta atau setara dengan Rp2,52 triliun dengan menggunakan kurs Rp9.250 dari MIRA. Selain itu, MEDC juga menerima sebesar USD68,178 juta, yang dibayarkan dalam bentuk obligasi jaminan berjangka waktu satu tahun. Obligasi yang diterbitkan oleh Sabre System International Pte, anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh MIRA, berlaku mulai tanggal 10 September 2008.
"Dengan telah dilepasnya APEX, maka strategi perseroan fokus pada bidang eksplorasi dan produksi migas, ketenagalistrikan dan hilir," ujar Direktur Utama MEDC Darmoyo Atmojo.
Selain itu, Darmoyo juga menjelaskan bahwa dana hasil penjualan APEX akan dialokasikan untuk membiayai sebagian dari tujuh proyek pengembangan utama MEDC, serta belanja modal.
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.