JAKARTA - British American Tobacco plc (BAT) akan melakukan standardisasi anak-anak perusahaannya di seluruh dunia. Ini dilakukan untuk mempermudah perusahaan ke depannya.
"Untuk mempermudah, BAT membuat standardisasi anak-anak perusahaan. Itu sama di seluruh dunia. Termasuk untuk obligasi ini, di mana diberikan guarantee atas obligasi ini, ini murni obligasi dari BAT," papar Presiden Direktur Bentoel Internasional Investama Nicholaas B Tirtadinata usai RUPO di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (16/9/2009).
Hal ini dilakukan karena BAT telah menguasai saham Bentoel Internasional Investama sebanyak 99,7 persen pada 17 Juni lalu. Maklum saja, BAT merupakan perusahaan multiinternasional yang memiliki cabang di 180 negara dan memiliki pabrik di 140 negara di dunia.
Maka dari itu, perseroan menyetujui penghapusan covenants (batasan rasio keuangan) yang ada dalam perjanjian perwaliamanatan dan diganti dengan pemberian jaminan perusahaan (corporate guarantee) oleh BAT atas obligasi yang diterbitkan. Persetujuan ini terjadi dalam rapat umum pemegang obligasi (RUPO) Bentoel I tahun 2007.
"Hal tersebut dilakukan untuk menyesuaikan dengan standar BAT," kata Nicholaas.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.