Share

Kisah McDonald's "Mendepak" ToniJack's dari Sarinah

Widi Agustian, Jurnalis · Jum'at 11 Februari 2011 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2011 02 11 320 423946 JQs9vNhuXN.jpg Ilustrasi. Foto: Corbis

JAKARTA - Awalnya restoran cepat saji asal Negari Paman Sam, McDonald's, terdepak dari Sarinah lantaran Bambang Rachmadi yang sebelumnya merupakan brand developmental license McDonald's tidak terima digantikan oleh PT Rekso Nasional Food, yang merupakan bagian dari Grup Sosro (Rekso).

Bambang pun lantas mendirikan ToniJack's  di Sarinah, bekas gerai McDonald's. Tapi, sekarang ini McDonald's direncanakan kembali menempati tempat yang sama itu, yakni dipojok dekat perempatan Sarinah, Jalan Thamrin. "Kita akhirnya buka lagi di Sarinah," ungkap Direktur Operasi dan Training Rekso Nasional Food Koko Hadiono, di Jakarta, Jumat (11/2/2011).

Dia bercerita, usai tergusur pihaknya memang mencari tempat untuk gerai barunya di daerah Jalan Thamrin tapi selalu gagal. Sampai akhirnya datang undangan tender dari Sarinah untuk menempati gerainya yang dulu.

"Kita cari lokasi sampai ke Kebon Kacang. Tapi tidak ada yang cocok, pernah hampir deal, tapi akhirnya harganya tidak cocok. Lalu datang undangan (dari Sarinah), ya kita ambil," cetusnya.

Dari peserta yang dia sebut banyak sekali, akhirnya pihak Rekso memenangkan tender tersebut lantaran kriteria-kriteria yang dia ajukan paling diterima oleh Sarinah.

McDonald's ikut tender di Sarinah pada kuartal III-2010. Pada kuartal IV diumumkan jika pihaknya yang memenangi kompentisi yang membuatnya mendapatkan kontrak tempat di Sarinah lebih dari 10 tahun.

"Setahun yang lalu kita ikut tender. (Pesertanya) banyak sekali yang ikut tender. Kriteria yang dilihat Sarinah adalah omzet, konsep serta siapa yang berani membayar sewa lebih mahal. Tapi kita ajukan hal (konsep) yang berbeda, dan kita berani. AKhirnya kita menangkan tender itu," ucapnya bangga.

Akhirnya, pada 14 Maret mendatang gerai McDonald's di Sarinah akan buka kembali. Menggenapi jumlah gerainya menjadi 112 gerai dari jumlah sekarang ini yang sebesar 111 gerai. (adn)

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini