Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengusaha Lokal Dukung Penutupan SPBU Shell

Gina Nur Maftuhah , Jurnalis-Jum'at, 27 April 2012 |16:18 WIB
 Pengusaha Lokal Dukung Penutupan SPBU Shell
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
A
A
A

JAKARTA - Pengusaha SPBU menyambut baik tindakan pemerintah provinsi DKI Jakarta yang menutup lima SPBU Shell. Pasalnya, hal ini akan membuat semakin besarnya peluang pengusaha lokal membuka SPBU baru.

"Iya bagus itu memang peraturan mesti ditegakkan dengan tutupnya SPBU pesaing Pertamina dapat mengambil peran untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat agar konsumen mendapatkan BBM dengan mudah," ujar Ketua Umum Himpunan Pengusaha Migas (Hiswana Migas) Eri Purnomohadi dalam pesan singkatnya kepada Okezone, Jumat (27/4/2012).

Eri mengatakan, menjadi hal yang wajar jika izinnya habis, maka Pemerintah akan mencabut usaha milik perusahaan migas asal Inggris itu. Hal ini juga sekaligus memberi kesempatan kepada pengusaha lokal untuk membuka usaha di sektor migas. "Jika peluangnya ada kita pertimbangkan," lanjut dia.

Proses perizinan dan investasi yang dilakukan bagi penggantian SPBU milik asing ini juga disebut Eri akan lebih mudah. Namun, ketika disebut besaran investasi, Eri menyebut hal itu tergantung lokasi dan hal lain.

"Iya lebih mudah banget (perizinannya). Saya tidak punya hitung-hitungannya (investasi), murah tidaknya tergantung lokasi dan sarana prasarananya," tandasnya.

Sebelumnya, lima SPBU Shell di Jakarta disegel oleh Dinas Energi dan Industri DKI Jakarta. Penyegelan sendiri sudah dilakukan pada Selasa 24 April 2012 kemarin. Namun pihak Shell mengaku penyegelan baru terjadi pada Rabu 25 April.

Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta Andi Baso mengatakan, kelimanya disegel karena izin sudah sudah habis dan tidak diperpanjang.

Andi menambahkan, pihaknya sudah mengirimkan tiga kali surat peringatan, namun tidak mendapat tanggapan dari pihak Shell itu sendiri. Menurut peraturan yang ada, sebelum mendapat perpanjangan izin usaha tiap pom bensin harus ada pengujian instalasi terlebih dahulu.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement