nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bhakti Capital "Ganti Baju" Jadi MNC Kapital

Koran SI, Jurnalis · Kamis 08 November 2012 11:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2012 11 08 278 715460 Z6fiPgAHva.jpg (Dari kiri ke kanan) Direktur MNC Kapital Wito Mailoa, Direktur MNC Kapital Wandhy Wira Riady, mantan Komisaris MNC Kapital Yanda Mohammad, Komisaris Independen MNC Kapital Wina Armada, Komisaris MNC Capital Hari Djaja, Direktur Utama MNC Kapital Darma Pu

JAKARTA - PT Bhakti Capital Indonesia Tbk (BCAP) mengganti namanya menjadi PT MNC Kapital Indonesia. Perubahan nama ini telah disetujui dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang digelar perseroan kemarin.

Direktur Utama BCAP Darma Putra mengatakan, perubahan nama tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja perseroan di masa mendatang. Terlebih, saat ini masyarakat sudah mengenal luas nama MNC.

"Tentunya akan menguntungkan perseroan di masa mendatang," ujar Darma seusai RUPSLB, di Jakarta, kemarin.

Sebelumnya anak usaha Bhakti Capital juga telah berubah nama, seperti Bhakti Securities menjadi MNC Securities, Bhakti Asset Management menjadi MNC Asset Management, dan Bhakti Finance menjadi MNC Finance.

Darma mengungkapkan, dalam RUPSLB disetujui penambahan satu direksi baru. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan ekspansi usaha perseroan agar berjalan dengan baik. RUPSLB juga menyetujui pengunduran diri Komisaris Independen Yanda Mohamad dan Direktur Purnadi Harjono.

Dengan begitu, jajaran komisaris BCAP menjadi sebagai berikut, Hary Tanoesoedibjo (Komisaris Utama), Hary Djaja (Komisaris), dan Wina Armada Sukardi (Komisaris Independen). Sedangkan, jajaran direktur yaitu Darma Putra (Direktur Utama),Wandhy Wira Riady (Direktur), dan Wito Mailoa (Direktur Tidak Terafiliasi).

Berdasarkan laporan keuangan perseroan kuartal III-2012, pendapatan perseroan mencapai Rp157,47 miliar atau naik 24,85 persen dari periode yang sama 2011 sebesar Rp126,12 miliar. Laba bersih Rp129,78 miliar atau naik 30,19 persen dari periode sama 2011 yang hanya Rp99,68 miliar. "Kami berharap, net profit di akhir tahun bisa mencapai Rp170 miliar-180 miliar," harap dia.

Lebih lanjut Darma mengungkapkan, jika tidak ada aral melintang,paling lambat kuartal I-2013 perseroan akan memiliki anak usaha yang bergerak di bidang perbankan. Perseroan telah melakukan pembicaraan dengan tiga bank. "Belakangan ada satu bank yang pembicaraannya terus mengalami kemajuan," jelasnya.

Namun, Darma belum mau menjelaskan identitas bank tersebut. Dia berharap, bank yang akan diakuisisi merupakan bank yang sudah menjadi perusahaan terbuka dan bank devisa. Dia mengaku untuk akuisisi bank tersebut perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp1 triliun. Dana tersebut akan diperoleh dari induk usaha yakni PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) dan juga mitra strategis.

"Perseroan juga membuka peluang mencari mitra strategis. Jika pilihannya adalah mencari mitra strategis, maka perseroan segera melakukan penjajakan dengan pihak lain. Tentunya berasal dari luar negeri," kata dia.

Sementara, Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada mengaku, perubahan nama PT Bhakti Capital Indonesia menjadi PT MNC Kapital Indonesia untuk meningkatkan citra perseroan. "Tentunya hal ini bisa meningkatkan kinerja perseroan. Terlebih, saat ini image MNC di masyarakat sangat baik," jelasnya.

Rencana perseroan mengakuisisi bank juga akan memengaruhi kinerja perseroan. Ini bakal menyempurnakan usaha yang selama ini dijalankan BCAP. Saat ini ada beberapa bank menengah yang telah menjadi perusahaan terbuka, antara lain PT Bank Victoria Internasional (BVIC), PT Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk (SDRA),PT Bank Ekonomi Raharja Tbk (BAEK) dan PT Bank QNB Kesawan Tbk (BKSW).

Sedangkan bank yang berkategori bank "kecil" antara lain PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA),PT Bank Pundi Indonesia Tbk (BEKS), dan PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA). "Kita tunggu saja bank mana yang akan berubah menjadi MNC Bank," jelas dia. (hermansah)

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini