Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peran Penting China di Proyek PLTU Jeneponto

Arpan Rachman , Jurnalis-Rabu, 19 Desember 2012 |22:09 WIB
Peran Penting China di Proyek PLTU Jeneponto
Suasana saat peresmian PLTU Jeneponto. (Foto: Andi Aisyah/Okezone)
A
A
A

JENEPONTO - China memainkan peranan penting dalam rekayasa teknik dan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeneponto Unit 1 yang dibangun Bosowa Energy.

Instalasi PLTU tersebut dibangun dalam total konsesi lahan seluas 80 hektare (ha) oleh tiga kontraktor, yakni Chengda Construction dan D&C dari China serta Hutama Karya dari Indonesia.

"Proyek ini dibangun atas kesepakatan kerjasama antara pemerintah China dengan pemerintah Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus membantu pembangunan infrastruktur di negara ini," ujar Duta Besar China Liu Jian Chao, saat mengantar peresmian operasional PLTU Jeneponto Unit 1, Rabu (19/12/2012).

Selain itu, pembiayaan proyek PLTU Jeneponto didukung oleh CCB (China Construction Bank) dengan share sebesar 70 persen, sedangkan bank nasional Indonesia ialah Bank Rakyat Indonesia (BRI).

"Saya kira, Pemerintah China melihat Indonesia sebagai negara yang strategis dari sisi kerjasama dan mereka punya komitmen untuk membangun infrastruktur di Indonesia dan salah satunya proyek PLTU Jeneponto ini mereka memberikan dukungan yang sangat baik terhadap pembiayaan dan konstruksinya," tanggap CEO Bosowa Energy Erwin Aksa, kepada wartawan.

Erwin mengestimasi, dengan biaya produksi 5,5 sen dolar Amerika Serikat (AS) per kilowatt termasuk komponen batu bara, PLTU Jeneponto akan memberi dampak signifikan bagi penghematan listrik PLN hingga sebesar Rp4 triliun per tahun.

PLTU yang berlokasi di Desa Punagayya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, telah diresmikan pemakaiannya oleh Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement