Share

Hingga April, Penyelundupan BBM Capai Rp15 M

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Rabu 22 Mei 2013 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2013 05 22 19 810751 13HUNTR29A.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat, telah menangkap penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) senilai Rp15 miliar selama empat bulan awal 2013.

"Penyelundupan BBM senilai Rp15 miliar barang bukti yang ditangkap dari Januari sampai dengan April 2013," ungkap Kepala BPH Migas, Andy Noorsaman Sommeng kepada wartawan di Jakarta, Rabu (22/5/2013).

Andy menjelaskan, barang bukti yang disita tersebut terdiri dari Minyak Tanah subsidi sebanyak Rp450 juta, Solar subsidi Rp7,4 miliar, Premium bersubsidi sebesar Rp670 juta, dan Solar nonsubisidi sebesar Rp6,7 miliar.

Selain itu, Andy mengungkapkan jumlah kasus yang telah dilakukan proses hukum pada medio Januari sampai dengan bulan April tahun 2013, yang dalam proses penyidikan adalah sebanyak 206 kasus, sedangkan penuntutan atau P21, 50 kasus, dan persidangan inkrach sebesar 2 kasus.

"Kita menangkap 58 kasus di bulan Januari, 74 kasus di bulan Februari, Maret 56 kasus, dan April 70 kasus," tandas Andy.

Sebelumnya, Vice Persident Corporate Comunication Pertamina Ali Mundakir mengatakan, penggunaan BBM bersubsidi di tengah laut menjadi kendala Pertamina dalam pengawasannya. Ali menambahkan, Pertamina selalu terbuka untuk melakukan pengawasan, dengan menelusuri dari mana sumber BBM bersubsidi sehingga bisa diselundupkan.

Menurut Ali, penyebab dari penyelundupan karena adanya perbedaan harga yang jauh antara BBM bersubsidi dengan BBM yang nonsubsidi sehingga ada oknum yang memanfaatkan hal tersebut guna mengeruk keuntungan.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini