SOLO - Kepala Cabang Kantor Pegadaian Cokronegaran, Nur Wakhid, menyebutkan jika PT Pegadaian (Persero) meraih keuntungan senilai Rp1,3 miliar dari hasil penjualan emas di acara pelelangan emas pada bulan Agustus 2013 lalu dan mampu meningkatkan pendapatan pegadaian pada sektor bisnis penjualan emas.
"Saat pelelangan kemarin PT pegadaian mampu menjual 3,2 kilogram perhiasan emas yang ditaksir nilainya Rp1,3 miliar. Sehingga mampu meningkatkan pendapatan kita. Dan sebagai bukti jika penjualan emas di Solo mengalami pertumbuhan yang cukup bagus " ujar Nur Wakhid kepada wartawan, di Solo, Jawa Tengah, Selasa (3/9/2013).
Nur menambahkan, saat ini masyarakat tertarik untuk membeli emas seberat 18 karat dengan kadar 75 persen, juga perhiasan berupa kalung dan gelang berat mulai 4 gram hingga 10 gram pada saat penyelenggaraan lelang emas tersebut.
Rencananya acara serupa akan kembali digelar kembali dalam waktu dekat di 5 lokasi yang berbeda yaitu Pegadaian Cabang Klaten, Boyolali, Purwotomo Solo, Karanganyar dan Sragen.
Hal tersebut di lakukan agar dapat mempermudah transaksi pembelian emas bagi mereka yang berada di lokasi yang jauh.
"Karena pangsa pasarnya cukup potensial khususnya di wilayah Karanganyar. Sebab, jumlah pembeli emas di Pegadaian sangat tinggi saat di ujicoba di sana. Terjual 140 potong dalam waktu seminggu," jelasnya.
Sedangkan Sri Amiyati, Manager Usaha Lain, Kantor Cabang Pegadaian Purwotomo,menyebutkan jika selama masa pelelangan emas telah terjual lebih dari 500 potong bila di taksir nilainya Rp1,2 miliar. (wan)
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.