Hari Ini TDL Resmi Naik Lagi

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 01 Oktober 2013 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 01 19 874567 Lq8mICCZDQ.jpg

JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) hari ini kembali menaikkan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 4,3 persen. Kenaikan ini merupakan yang keempat kalinya setelah pada bulan Januari naik sebesar 4,3 persen, April sebesar 4,3 persen, lalu Juli sebesar 4,3 persen.

Pemerintah melalui Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 30 Tahun 2012 telah menetapkan penyesuaian TDL 2013 yang disediakan oleh PLN. Dari 37 golongan tarif pelanggan PLN, golongan tarif dengan daya tersambung 450 volt ampere (va) dan 900 va tidak mengalami kenaikan tarif tenaga listrik tahun 2013. Golongan yang tidak naik ini berjumlah sebanyak 38,8 juta pelanggan atau 79 persen dari total 49,1 juta pelanggan PLN. Pelanggan daya 450 va dan 900 va adalah kelompok masyarakat yang kurang mampu, bahkan di antaranya mereka yang baru mendapatkan layanan listrik PLN.

Penyesuaian tarif listrik 2013 dilaksanakan secara bertahap setiap tiga bulan. Dengan demikian ada empat kali kenaikan secara bertahap dalam tahun 2013. Penyesuaian TDL ini efektif diberlakukan mulai 1 Januari 2013 pukul 00.00.

Bagi pelanggan yang mengalami penyesuaian/kenaikan tarif listrik 2013, tagihan pemakaian listriknya akan menjadi tagihan listrik pada rekening bulan Februari 2013. Sedangkan untuk pelanggan listrik prabayar, tarif tenaga listriknya akan langsung disesuaikan per 1 Januari 2013 pukul 00.00. Bagi pelanggan listrik prabayar yang sudah membeli token isi ulang sebelum pemberlakuan tarif baru, maka kWh yang sudah dibeli tetap sama dengan harga lama.

Dengan penerapan TDL 2013 ini, terdapat 4 golongan pelanggan yang tidak lagi menerima subsidi pada akhir tahun 2013. Berikut rinciannya, seperti dikutip Okezone dari situs PLN, Jakarta, Selasa (1/10/2013) :

- Golongan pelanggan rumah tangga besar (R3 daya 6.600 va ke atas),

- Bisnis Menengah (B-2 daya 6.600 va sampai dengan 200 kVA)

- Bisnis Besar (B-3 daya di atas 200 kVA), dan kantor pemerintah sedang (P-1 daya 6.600 VA s.d 200 kVA).

- Golongan pelanggan rumah tangga besar (R-3 daya 6.600 va ke atas) yaitu rumah mewah milik orang kaya, ada yang memiliki kolam renang, ada yang memiliki lift, ada banyak ruangan ber-AC, dan fasilitas mewah lainnya. Tentu saja golongan ini tidak layak menerima subsidi.

- Golongan pelanggan bisnis menengah (B-2 daya 6.600 va sampai dengan 200 kVA) seperti hotel bintang dua dan bintang tiga, Mini Market. Pelanggan Bisnis Besar (B-3 daya di atas 200 kVA) seperti shopping mall, hotel bintang empat dan bintang lima.

- Golongan pelanggan Kantor Pemerintah Sedang (P-1 daya 6.600 va s.d 200 kVA) adalah kantor pemerintah dan pemerintah daerah

Sekedar informasi, kenaikan TDL digunakan untuk menghemat subsidi listrik dan sudah disepakati oleh DPR dan Pemerintah. Hal ini dilakukan pemerintah untuk menurunkan subsidi listrik yang angkanya telah menembus Rp90 triliun dan juga menaikkan rasio elektrifikasi Indonesia yang 75 persen. (dan)

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini