Share

Manado Tak Kalah Menjanjikan dari Jakarta

Meutia Febrina Anugrah, Jurnalis · Minggu 29 Juni 2014 10:27 WIB
https: img.okezone.com content 2014 06 29 471 1005567 mJc2RaVnEY.jpg Manado Tak Kalah Menjanjikan dari Jakarta (Foto: Dok/Wika Realty)

JAKARTA - Mulai bergesernya tren pembangunan properti ke luar Jawa membuat pertumbuhan properti di daerah-daerah semakin pesat. Tak terkecuali di Manado, Sulawesi Selatan.

Daerah ini diprediksi menjadi salah satu daerah yang akan berkembang pesat di luar pulau Jawa. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh pengembang Properti PT Wika Realty, yang merupakan anak perusahaan dari PT Wijaya Karya untuk membangun sebuah proyek mixed used building di atas lahan seluas 2.500 meter per segi.

Proyek tersebut bernama Tamansari Lagoon, yang terdiri atas apartemen, kondotel dan komersial. Proyek senilai Rp200 miliar ini merupakan kerjasama antara PT Wika Realty dengan PT Filadelfia Blessing Family, dan sudah memasuki tahapan tutup atap atau topping off.

"Sejak di-launching pada akhir tahun 2012, Tamansari Lagoon direspons sangat baik oleh pasar. Hal itu dibuktikan dengan hasil penjualannya yang saat ini sudah mencapai 65 persen untuk apartemen dari total 183 unit," ujar Ugik Sugiyanto, Manager Realty Tamansari Lagoon, yang dikutip dari keterangan tertulis perusahaan, Minggu (29/6/2014).

Melihat tingginya animo masyarakat tersebut, Ugik optimis akhir tahun 2014 semua unit yang ada di mixed used ini akan terjual habis.

Profil pembeli proyek ini pun bermacam-macam. Mulai dari pengusaha, dokter, pegawai, hingga kontraktor. Ugik menyebut, hampir 50 persen pembeli ini berasal dari pengusaha. Kota asal pembelinya pun bermacam-macam, mulai dari Manado sebagai pembeli terbanyak, lalu Jakarta, Surabaya, Samarinda, Maluku, Bitung, Kotamobagu, Kepulauan Sangihe dan beberapa kota disekitar wilayah Manado.

Sementara itu, dari segi komposisi, lanjut Ugik, pembeli dari sisi end user mencapai 55 persen, dan investor 45 persen. Cara bayar KPA yang paling banyak dipakai, sekitar 46 persen, kemudian Cash Bertahap sekitar 36 persen, kemudian sisanya Tunai Keras.

"Untuk apartemen, terdiri atas 5 tipe yakni Studio, 1 Bedroom, 2 Bedroom, 3 Bedroom dan Penthouse yang dipasarkan dengan harga mulai Rp600 jutaan (include PPn)," papar Ugik.

Ugik mengatakan, sejak dipasarkan hingga saat ini sudah terjadi 12 kali kenaikan harga dengan kisaran sekira 80 persen total kenaikan dari harga awal saat launching.

"Prospek investasi kedepan proyek ini sangat menjanjikan, dilihat dari sisi apartemen maupun kondotel," lanjut dia.

Terdiri dari 28 lantai,  Tamansari Lagoon digadang-gadang  akan menjadi gedung tertinggi dan tercantik di Manado bahkan di Sulawesi Utara. Tamansari Lagoon dilengkapi dengan berbagai fasilitas antara lain Romanico Wedding Terrace, Dynamic Lagoon Pool, The Breze Stylish Bar, Flying Resto, Lagoon Al-Freshco, Spa & Salon, Mini Market, Fitness Centre, Laundry, dan lainnya.

Sementara itu, menurut Direktur Utama PT Wika Realty, Budi Saddewa, serah terima Tamansari Lagoon ini akan dilaksanakan pada awal tahun depan.

"Tamansari Lagoon kami rencanakan akan mulai diserahterimakan Januari 2015," tutup dia.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini