AirAsia Kembali Masuk ke Pasar Low Cost Carrier Jepang

Fakhri Rezy, Jurnalis · Selasa 01 Juli 2014 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2014 07 01 320 1006714 gAJvnNM3dO.jpg AirAsia Kembali Masuk ke Pasar Low Cost Carrier Jepang (Ilustrasi: Okezone)

TOKYO – AirAsia hari ini mengumumkan akan bekerja sama dengan Octave Japan Infrastructure Fund I GK (Octave), Rakuten Inc. (Rakuten), Noevir Holdings Co.Ltd. (Noevir), dan Alpen Co.Ltd. (Alpen) untuk kembali mendirikan AirAsia Jepang.

CEO Grup AirAsia, Tony Fernandes mengatakan, dirinya sangat senang dapat kembali ke Jepang, dan kali ini bersama Octave, Rakuten, Noevir, dan Alpen.

"Saya sangat percaya bahwa AirAsia Jepang, yang akan dipimpin oleh Odi (Odagiri Yoshinori) dan kerja sama yang kuat dengan para investor baru, akan dapat merealisasikan visi kami untuk merevolusi segmen penerbangan berbiaya hemat di Jepang," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (1/7/2014).

Saat ini, Tim AirAsia Jepang sedang berusaha untuk mendapatkan izin operasional yang dibutuhkan dari pihak otoritas terkait. "Kami harap semuanya dapat berjalan dengan lancar dan kami bisa memulai layanan penerbangan domestik serta internasional kami di musim panas tahun 2015," ujarnya.

Presiden Direktur AirAsia Jepang Odagiri Yoshinori mengatakan, pihaknya siap untuk kembali ke pasar Low Cost Carrier (LCC) di Jepang. Dengan kerja sama tim yang baik, dirinya berharap dapat membawa model bisnis low-cost AirAsia kembali sukses di negara ini.

"Afiliasi kami di Malaysia, Thailand, Indonesia, Filipina, dan India telah berhasil mendapatkan respon yang sangat bagus dari pasar mereka masing-masing. Oleh karena itu, kami akan berusaha agar AirAsia Jepang berhasil dan memperoleh respon yang sama," ujarnya.

Seperti diketahui, Rakuten, yang berdiri pada bulan Februari 1997 di Jepang, memiliki beberapa bisnis utama seperti layanan Internet (e-commerce, travel), layanan keuangan (bank, kartu kredit, sekuritas, dan lain-lain), telekomunikasi dan juga olahraga profesional. Sementara Noevir, yang berdiri pada bulan Maret 2011 di Jepang, memiliki bisnis utama diantaranya kosmetik, farmasi dan makanan sehat, pakaian, serta penerbangan.

Alpen, yang berdiri pada bulan Juli 1972 di Jepang, memiliki bisnis utama pembuatan dan penjualan peralatan ski serta berbagai peralatan olahraga lainnya termasuk golf, tenis, olahraga air, baseball, serta berbagai peralatan berlibur. Selain itu, Alpen juga mengelola beberapa resor ski, lapangan golf, dan klub kebugaran. Sedangkan Octave berdiri pada bulan Mei 2014 di Jepang. Adapun bisnis utama dari perusahaan ini adalah membeli, memiliki, mengelola, menahan, menjual, dan mengatur saham AirAsia Jepang serta mengumpulkan saham AirAsia Jepang.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini