Share

Wilmar Akui Produk Sawitnya Sulit Tembus Eropa

Hendra Kusuma, Jurnalis · Selasa 15 Juli 2014 09:33 WIB
https: img.okezone.com content 2014 07 15 320 1012854 3vy2FygUIu.jpg Ilustrasi CPO. (Foto: Reuters)

JAKARTA - PT Wilmar Indonesia mengaku hingga saat ini masih sulit memasukan produk crude palm oil (CPO) dan turunannya seperti minyak goreng, untuk di ekspor ke Uni Eropa.

Komisaris Wilmar Indonesia, MP Timanggur, mengatakan sulitnya memasukan hasil produksi Wilmar lantaran adanya kampanye mengenai proteksi konsumsi CPO di negara tersebut.

"Uni Eropa kan sedang memproteksi dengan kampanye kalau CPO itu tidak bagus untuk kesehatan," kata Tumanggur kepada wartawan di Jakarta.

Tumanggur menambahkan, saat ini konsumsi minyak sawit sebetulnya tidak berbahaya atau tidak sesuai dengan perkiraan negara-negara Uni Eropa yang menyatakan minyak sawit sangat berbahaya jika dikonsumsi.

Padahal, minyak sawit tidak berbahaya untuk dikonsumsi, lantaran adanya hasil riset yang dilakukan oleh salah satu profesor yang berasal dari Prancis, dan menyatakan bahwa konsumsi minyak sawit tidak berbahaya.

"Tapi itu kan terbantah kan oleh riset profesor dari Francis yang menyebutkan bahwa minyak goreng tidak berbahaya," tutupnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini