Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

58% Tenaga Konstruksi Asing Malaysia dari RI

Widi Agustian , Jurnalis-Rabu, 16 Juli 2014 |14:24 WIB
58% Tenaga Konstruksi Asing Malaysia dari RI
58% tenaga konstruksi asing Malaysia dari RI. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sebanyak 58 persen tenaga kerja konstruksi asing resmi yang bekerja di Malaysia merupakan tenaga kerja asal Indonesia, atau berkisar 245 ribu orang.

Dari jumlah tersebut sebagian besar belum memiliki kecakapan khusus (general worker), yang berarti belum maksimal baik dari sisi kompetensi maupun pendapatan.

“Karena itulah Pemerintah melalui Kementerian PU bekerjasama dengan Construction Industry Development Board (CIDB) Malaysia melaksanakan kerjasama pelatihan bagi pekerja konstruksi asal Indonesia,” ungkap Kepala Badan Pembinaan Konstruksi Kementerian PU Hediyanto W Husaini dilansir dari laman Kementerian PU, Rabu (16/7/2015).

Kerjasama ini adalah kelanjutan dari kunjungan kerja yang dilanjutkan dengan penandatanganan MoU ke Malaysia beberapa waktu lalu oleh Kepala Badan Pembinaan Konstruksi yang disaksikan oleh Menteri Pekerjaan Umum.

Target pelatihan mencakup 10.000 tenaga kerja konstruksi Indonesia, dim ana di tahun ini akan diberikan pelatihan untuk sekitar 720 pekerja yang sedang bekerja di Malaysia. Sedangkan 240 pekerja lainnya akan dilatih di Indonesia melalui program kerjasama BP Konstruksi dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN).

Kerjasama pelatihan tersebut pada saat ini mencakup empat bidang, yaitu Brick layer, Plestering, Wooding, dan Painting. Menurut Kepala BP Konstruksi kerjasama Indonesia-Malaysia ini bisa menjadi pioneer kerjasama regional antar negara di ASEAN. “Jika antar negara ASEAN solid, ke depannya akan lebih mudah karena sudah ada contohnya”, tutur Hediyanto.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement