Share

Ekspansi Properti, Pakuwon Jati Terima Rp1,25 Triliun

Meutia Febrina Anugrah, Jurnalis · Selasa 09 September 2014 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2014 09 09 471 1036468 Nm3QeKyxAL.jpg Ekspansi Properti, Pakuwon Jati Terima Rp1,25 Triliun (Foto : Tunjungan Plaza/Dok.Pakuwon)

JAKARTA - Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, kota Surabaya terus berkembang pesat. Kemajuan ini perlu diimbangi dengan berbagai kelengkapan insfrastruktur seperti pusat perbelanjaan dan fasilitas umum lainnya seperti hotel dan apartemen.

Untuk itu, Bank Mandiri dan BCA mengucurkan kredit sebesar Rp1,25 triliun untuk pengembangan pusat perbelanjaan milik Pakuwon Jati. Pusat perbelanjaan tersebut di antaranya pembangunan Tunjungan Plaza 5, Tunjungan Plaza 6, dan pengembangan Tunjungan Plaza 4 Surabaya. Pada pembiayaan ini, kontribusi Bank Mandiri sebesar 50 persen atau Rp625 miliar.

"Pesatnya pertumbuhan ekonomi Surabaya sebagai salah satu kota metropolitan di Indonesia perlu diimbangi dengan infrastruktur pendukung seperti pusat perbelanjaan yang terintegrasi dengan fasilitas umum lainnya, termasuk hotel dan apartemen. Kami optimis, proyek ini dapat menjadi salah satu ikon utama kota Surabaya,” kata Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca n. Mok, yang dikutip dari keterangan tertulis perusahaan, Selasa (9/9/2014).

Perjanjian kredit sindikasi ditandatangani di Surabaya, Selasa 9 September dengan disaksikan oleh Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok, Direktur Korporasi BCA Dhalia M. Ariotedjo, dan Ultimate Owner Pakuwon Jati Alexander Tedja. Mandiri dan BCA merupakan Joint Mandated Lead Arranger pada sindikasi ini.

Kredit sindikasi ini berjangka waktu 8 tahun, termasuk masa grace period 2 tahun untuk pembangunan Tunjungan Plaza 5, Tunjungan Plaza 6, dan pengembangan Tunjungan Plaza 4. Proyek ini rencananya akan mengintegrasikan pusat perbelanjaan, hotel, dan apartemen serta menjadi bagian dari kawasan bisnis Tunjungan City di pusat kota Surabaya.

Fransisca menuturkan, keterlibatan Bank Mandiri dalam sindikasi pembiayaan ini juga merupakan bentuk dukungan perseroan kepada Pakuwon Jati Group dalam mengembangkan bisnis dan memperluas pangsa pasar.

"Kami berharap dapat terus memperkuat kolaborasi ini dalam berbagai kerja sama finansial maupun non finansial lainnya, termasuk kepada jaringan bisnis Pakuwon Jati," ungkapnya.

Ke depan, tambah Fransisca, sektor properti di Tanah Air masih akan terus tumbuh seiring membaiknya tingkat kesejahteraan masyarakat.

"Inilah salah satu alasan Bank Mandiri menjadikan properti sebagai sektor yang prospektif untuk pembiayaan ke depan," jelasnya.

Hingga Juli 2014, pembiayaan Bank Mandiri ke sektor properti dan konstruksi telah mencapai Rp 14,98 triliun, meningkat 33,9 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Khusus untuk sektor properti, kucuran kredit Bank Mandiri telah mencapai Rp 7,57 triliun, naik 21,5 persen dari periode yang sama sebelumnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini