Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berkat Keripik, Gatot Jadi Jutawan Franchise

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Sabtu, 01 November 2014 |08:01 WIB
Berkat Keripik, Gatot Jadi Jutawan <i>Franchise</i>
Berkat Keripik, Gatot Jadi Jutawan {Franchise} (Ilustrasi: Okezone)
A
A
A

Gatot mengatakan, dengan membuat aneka macam keripik, maka konsumen dapat dengan leluasa memilih produk yang mereka suka, tanpa perlu dibatasi satu macam jenis yang dapat membuat kosumen beralih ke produk lain apalagi persaingan bisnis di makanan olah keripik saat ini sangat lah kompetitif.

Agar dapat bersaing di pasar dan dapat diterima masyarakat, pasangan suami istri pun melakukan gebrakan dengan membuat aneka macam rasa, seperti rasa balado, rasa barbeque, rasa keju manis, rasa keju asin, rasa ayam bakar dan lain-lain. “Kalau kita menyajikan produk dengan berbagai macam bahan baku, maka konsumen dapat dengan sesuka hati memilih sesuai selera mereka. Misalnya, mereka bosan dengan keripik singkong, mereka beralih ke keripik tempe. Bosan dengan keripik tempe, coba keripik sukun. Jadi banyak pilihan,” terang Gatot.

Tidak hanya aktif melakukan inovasi produk, dalam berjualan pun Gatot menerapkan sisitem franchise yang lebih simpel, dengan investasi yang lebih rendah. Dibanderol dengan harga hanya Rp8 juta, mitra akan mendapatkan fasilitas seperti gerobak standard mall, seragam batik, media promosi dan 100 plastik aneka macam keripik. Mitranya terdapat di Jabodetabek dan sejumlah kota di Indonesia, termasuk Depok.

Untuk pola pemasaran, Gatot mengaku, akan membimbing mitra dengan fokus berjualan dititik fasilitas publik, area pembelajaan modern, sekolah, kampus. Wilayah ini dipilih, karena target konsumen dari kripik adalah anak muda yang gemar akan aneka macam cemilan.

“Balik modalnya cepat, karena investasinya rendah. Kalkulasinya, jika dalam satu hari mitra bisa jual 75 plastik, maka rata-rata profitnya Rp150.000 per hari. Bayangkan kalau satu bulan. Jadi, BEP-nya dua bulan. Ke depanya saya akan merambah ke kota-kota besar di Indonesia, bahkan ekspor hingga ke Malaysia dan Singapura,” tutup Gatot.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Lihat Semua
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement