"Biomassa, Biothermal sama hydro bisa mendorong pertumbuhan ekonomi 7 persen. Selain itu, menggunakan biomassa akan menghemat energi, kita akan berusaha berlakukan ini di semua daerah," tutur Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana di Kantor EBTKE, Jakarta, Selasa (11/10/2014).
Meskipun begitu, dia mengatakan pengembangan biodiesel juga masih menjadi fokus pemerintah. Pasalnya, misi Kementerian ESDM adalah membuat Indonesia menjadi negara yang mayoritas energinya adalah biodiesel.
"Biodiesel bahan bakar nabati dicampurkan 10 persen dengan diesel murni, sedangkan B10 sudah jalan tetapi belum sesuai yang diharapkan. Namun, kita tetap akan lanjutkan proyek B20. Karena infrastruktur penunjang, fasilitas blading untuk campur bahan bakar minyak (BBM) dengan bahan bakar nabati belum sempurna," tutur dia.
Menurut dia, pembangunan tersebut masih akan terus didorong sehingga pengembangan biodiesel dapat terus berlanjut. "Pembangunan pabrik biodiesel ada yang masih belum terealisasi secara penuh. Pada 2014 ini momentum untuk melengkapi infrastruktur keseluruhan itu," tukas dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.