Anggota Komisi XI DPR RI, Muhammad Hatta, menyebutkan bahwa kenaikan harga BBM ke Rp9.000 per liter semakin mempersulit masyarakat kecil.
"Harga BBM BBM dinaikkan menjadi lebih dari Rp9.000, ini berarti berada diatas harga keekonomisan. Tidak akan membantu rakyat, justru akan mencekik rakyat," ungkapnya di Kampus UNS Solo Jawa Tengah, Selasa (11/11/2014).
Padahal ungkap Hatta, harga minyak dunia saat ini mencapai 80 dollar Amerika per barel. Berarti harga minyak di dalam negeri berkisar Rp8.000 per liter. Jadi menaikkan harga BBM menjadi Rp9.000 lebih per liter akan berada di atas harga keekonomisan.
Menurut dia, rencana kenaikan harga BBM tersebut juga membuat kalang kabut di parlemen dan mitra komisi XI seperti Bank Indonesia yang juga mengurusi keuangan makro.