Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Konsumsi BBM Subsidi Diperkirakan Jebol 1,32 Juta KL

Danang Sugianto , Jurnalis-Kamis, 04 Desember 2014 |08:36 WIB
Konsumsi BBM Subsidi Diperkirakan Jebol 1,32 Juta KL
Ilustrasi SPBU milik Pertamina. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Tingginya konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi membuat kuota BBM bersubsidi sebesar 46 juta kiloliter (kl) diperkirakan akan jebol. Oleh karena itu, Pertamina harus menanggung kelebihan kuota tersebut.

Vice President Corporate Comunication Pertamina, Ali Mundakir, mengatakan bahwa kenaikan harga BBM bersubsidi beberapa hari lalu, diperkirakan akan membantu mengurangi over kuota sebesar 1,8 juta kl.

"Itu baru perkiraannya, kalau penurunannya semakin besar tentunya over kuotanya semakin kecil," tegas Ali di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (3/12/2014) malam.

Dia memproyeksikan jika konsumsi premium dan solar menurun 10 persen. Jika dibagi dengan total kuota per hari sebesar 120 ribu dan dikalikan 40 hari, maka akan ditemukan penghematan kuota BBM sebesar 480 ribu kl. Dengan begitu, lanjutnya, proyeksi over kuota BBM akan berkurang menjadi 1,32 juta kiloliter.

"Data saat ini, konsumsi Pertamax itu meningkat 20 persen. Logikanya konsumsi premium turunnya segitu juga, karena masyarakat beralih. Tapi kan ada faktor lain, seperti misalnya masyarakat mengurangi kegiatannya. Nanti tunggu sampai minggu ini akan kami sampaikan," pungkas Ali.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement