Menanggapi hal tersebut, Gubernur BI, Agus Martowardojo mengatakan bahwa pemerintah bisa melakukan pengelolaan energi lebih baik jika penerapan subsidi tetap dilakukan. Pasalnya itu merupakan salah satu solusi yang sangat tepat.

"Subsidi fix itu salah satu pemecahan yang baik. Langkah reformasi struktural yang akan dihormati kalau pemerintah kaji ini akan kami dukung," kata dia saat ditemui di Pullman Central Park, Selasa (9/12/2014).
Lebih lanjut dia menyebutkan bahwa sejauh ini pemerintah telah mewujudkan pengalihan energi ke sektor produktif. Hal ini dibuktikan dengan keputusan Presiden Joko Widodo untuk menaikkan harga BBM bersubsidi sebesar Rp2.000.
"Kita ingin wujudkan pengalihan energi yang lebih baik. Kemarin pemerintah naikkan harga BBM itu kita hormati. Nah, ketimbang anggaran digunakan untuk yang tidak produktif, lebih baik untuk yang produktif," tukasnya.
(Rizkie Fauzian)