Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Krisis Listrik Terjadi karena Pembebasan Lahan Lelet

Meutia Febrina Anugrah , Jurnalis-Kamis, 18 Desember 2014 |14:51 WIB
Krisis Listrik Terjadi karena Pembebasan Lahan Lelet
Krisis Listrik Terjadi karena Pembebasan Lahan Lelet (Ilustrasi: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut permasalahan krisis listrik yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia dikarenakan tidak adanya kebijakan publik yang benar dan tepat. Selain itu, Jokowi menyayangkan daerah yang sering mati lampu namun sebenarnya memiliki sumber daya alam yang berlimpah.

"Banyak daerah yang melimpah energinya, seperti batu bara, gas dan lain-lainnya, tetapi di daerah itu semua listriknya hidup mati hidup mati, byarpet semua," sebut Jokowi saat acara Musrenbangnas dengan tema Pembangunan Berkualitas Menuju Bangsa Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/12/2014).

 

Untuk itu, Jokowi menyebut bahwa target pembangunan pembangkit listrik 35 ribu MW dalam lima tahun ke depan bukan target yang ambisius, melainkan target yang dapat dicapai.

"Kita berkeliling ke semua provinsi, mereka siap semua bangun pembangkit listrik, ada yang 2 ribu MW, 5 ribu MW, kalau ditotal banyak," jelasnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement