Menurut Jokowi, permasalahan krisis atau defisit listrik ini karena memang lamanya pengurusan izin dan pembebasan lahan. Menurut Jokowi, dalam laporan yang diterimanya, perizinan dibutuhkan sekira dua sampai lima tahun.
"Izin pertama yang saya dengar sampai dua tahun untuk pembangkit listrik, bisa sampai empat tahun, izin yang saya dengar terakhir waktu ke Sumatera Selatan, ini Pak Alex sudah enam tahun belum keluar,” katanya.
“Inilah problem utama kita. Pembebasan tanah dibutuhkan tiga sampai empat tahun. Kita kumpul di sini untuk selesaikan masalah ini," tukasnya.
(Rizkie Fauzian)