Dahsyatnya Dampak Jamu Bagi Perekonomian Indonesia

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 19 Desember 2014 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2014 12 19 320 1081494 dahsyatnya-dampak-jamu-bagi-perekonomian-indonesia-XlayhehX1m.jpg Dahsyatnya Dampak Jamu Bagi Perekonomian Indonesia (Ilustrasi: Okezone)

JAKARTA - Bayu Krisnamurthi mendatangi kantor Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil. Mantan wakil menteri perdagangan di era SBY ini mengaku kedatangannya dalam rangka pengembangan industri jamu dalam negeri.

Menurut Bayu, industri jamu dalam negeri memiliki potensi yang sangat besar dalam hal kegiatan ekspor. Selain itu, jamu juga memiliki kegunaan untuk kesehatan.

 

"Menjadi salah satu yang bisa kita andalkan, sebagai gaya hidup dari back to nature," ucap Bayu di Kantor Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (19/12/2014).

Tidak hanya itu, menurut Bayu, pengembangan industri jamu juga merupakan bagian dari pengembangan ekonomi rakyat. Terlebih saat ini, perusahaan-perusahaan yang berbasis jamu sudah memiliki daya saing yang unggul, bukan hanya di dalam negeri maupun di luar negeri khususnya di ASEAN.

"Bahkan beberapa di antaranya menjadi perusahaan yang bisa memasuki pasar internasional. Untuk saingan enggak ada, kita saja. Malaysia ada sebenarnya, tapi masih lebih besar kita," tegas Bayu.

Menurut Bayu, apalagi angka keuntungan ekspor dan produksi jamu dalam negeri, mencapai angka yang sangat tinggi.

"Cukup besar dan fantastis. Baik produksi maupun impor, angkanya sekarang berada di Rp14 triliun dan memiliki dampak yang positif kepada petani dan masyarakat pedesaan yang kuat," tandasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini