Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Menteri Ini Bantah Letter of Credit Turunkan Kinerja Ekspor

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Rabu, 07 Januari 2015 |21:32 WIB
Dua Menteri Ini Bantah <i>Letter of Credit</i> Turunkan Kinerja Ekspor
Dua Menteri Ini Bantah {Letter of Credit} Turunkan Kinerja Ekspor (Ilustrasi: Okezone)
A
A
A

Di tempat yang sama, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel tidak memikirkan jika penerapan L/C dapat menurunkan kinerja ekspor RI. Namun, dirinya meyakini, kewajiban ini akan menambah devisa RI.

"Mengurangi atau tidak, kita belum tahu. tapi saya pikir itu tidak ada masalah. seperti yang dikatakan bapak Wapres JK kan berapa besar devisa bertambah. Itu kepentingan pemerintah," sebut Rahmat.

Menurut Rahmat, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada industri yang berbasis ekspor. Para industri ini pada dasarnya sudah siap dan nantinya, ekspor yang gunakan fasilitas L/C ini tidak ada batasan.

"Enggak ada, setiap barang yang keluar, minyak gas, batubara dan lainnya harus menggunakan LC. Sudah (siap) tinggal sosialisasi saja," tukasnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Halaman:
Lihat Semua
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement