JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan bakal membangun 1 juta rumah di tahun 2015. Untuk mengejar hal tersebut, Kemen PUPR bakal menggandeng sejumlah sektor.
"Sasaran kita 1 juta rumah, makanya nanti saya akan undang salah satunya BPJS ketenagakerjaan, dari (sektor) perbankan, perindustrian dan lain-lain untuk mencapai itu," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang dikutip dari laman resmi KemenPUPR di Jakarta, Senin (12/1/2015).
Menteri Basuki mengungkapkan, saat ini sumber dana yang tersedia hanya mampu membangun 311.000 unit rumah. Dana tersebut berasal dari APBN sebanyak Rp8,3 triliun, Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak Rp5,1 triliun dan Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan sebanyak Rp2 triliun.

Sedangkan dari dana FLPP sejumlah Rp5,1 triliun akan digunakan untuk membangun 58.000 unit rumah yang terdiri dari 55 ribu unit rumah tapak dan 3 ribu unit rusun. Lalu, dari dana Bapertarum sebanyak Rp2 triliun dibangun sebanyak 100 ribu unit rumah.
Basuki mengungkapkan, untuk TNI dan Polri sudah jelas lokasi-lokasinya, selain itu juga salah satu prioritas akan ditujukan untuk kawasan perbatasan.
“Letak-letak untuk TNI/Polri sudah jelas ada,selain itu nantinya di kawasan perbatasan akan dibangun rumah khusus, seperti Menteri Kesehatan kemarin sudah minta rusus untuk mengakomodir pramedis disana, ungkap Menteri Basuki.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.