"Dan pemerintah sendiri akan lebih pro aktif untuk melihat di mana saja transaksi dolar itu masih terjadi," tambahnya.
Sementara untuk sektor pariwisata, Bambang mengungkapkan, penggunaan dolar dalam transaksi di sektor tersebut tidak terlalu dikhawatirkan.
Bahkan, kata Bambang, Bank Indonesia (BI) telah memberikan keleluasaan kepada pihak hotel dalam hal ini jasir hotel internasional bisa sekaligus menjadi money changer.
"Jadi silakan kita juga tidak akan persulit turis ketika ingin membayar hotel, dia ingin membayar pakai dolar. Nah ketika dia bayar pakai dolar langsung dirupiahkan oleh money changer dalam hotel. Jadi prosedurnya dipermudah yang penting transaksi sudah rupiah," pungkasnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.