Dari jumlah tersebut, sebanyak 73,75 juta merupakan saham baru dan sekitar 189,15 juta saham biasa milik pemegang saham Lion Investments Partner BV.
Dengan IPO perseroan bakal menerima dana segar sekitar Rp4,45 triliun yang terdiri dari Rp1,23 triliun saham baru dan Rp3,21 triliun saham divestasi milik Lion Investment Partners.
Dijelaskan bahwa rencananya dana ini akan dialokasikan untuk rumah sakit di Jabodetabek dan Surabaya sebanyak 56 persen, pembelian alat dan infrastruktur teknologi informasi sebanyak 20 persen, pembelian tanah 16 persen dan ekspansi rumah sakit yang sudah ada 8 persen.
Sementara itu, untuk aksi korporasi ini MIKA telah menunjuk PT Kresna Graha Sekurindo, PT Morgan Stanley Asia Indonesia, PT UBS Securities Indonesia, PT Deutche Securities Indonesia, dan PT CIMB Securities sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.