Furnitur dan aksesoris yang diproduksi di perusahaannya beraneka ragam ukuran dan harganya. Misalnya, sebuah frame dari yang terkecil ukuran 20x30 dibanderol seharga Rp60 ribu dan kaca cermin ukuran 2x80 seharga Rp1,2 juta.
"Lama pembuatannya beda-beda. Tergantung tingkat kesulitan dan ukurannya. Kalau kaca cermin yang besar tadi bisa tiga hari, tapi kalau frame yang kecil-kecil bisa setengah jam untuk satu frame," ujarnya.
Meski berbahan dasar limbah kapal, Iwan menyebut perawatan furniture ini sangatlah mudah. Furniture ini juga sangat kuat dan berat sehingga terlihat sangat kokoh.
"Perawatannya cukup dibersihin saja pakai lap kering. Cuma karena inikan kayu dulu terbiasa di laut, jadi kalau lama-lama kena air tawar palingan cuma menghitam. Makanya kita lapisi dengan cat sedikit," tutup dia.
(Rizkie Fauzian)