JAKARTA – Telefon seluler atau handphone (HP) menjadi kebutuhan di zaman yang serbacanggih ini. Beragam cara ditawarkan oleh para niagawan untuk menggaet hati para pelanggan dalam memiliki handphone.
Di antaranya, melalui sistem kredit yang sering diberikan pihak bank atau penjual saat ini. Bukan rahasia lagi jika kini banyak perusahaan yang menawarkan program kredit handphone dengan cepat dan tanpa syarat berlebih.
Promosi serta fasilitas kredit dengan cicilan rendah menjadi daya tarik pembeli untuk membeli handphone yang mereka inginkan.
Memiliki sebuah handphone yang canggih dan model baru menjadi idaman semua orang. Akan tetapi, kendala yang sering dihadapi untuk memenuhi tuntutan adalah melalui pembelian secara kredit. Biasanya terletak pada ketersediaan biaya atau uang untuk melakukan pembayaran tiap bulan, sedangkan masih banyak kebutuhan lainnya yang juga harus dipenuhi.
“Pembelian handphone kredit itu boleh saja dan tidak masalah, asalkan bukan keinginan tapi kebutuhan,” ucap perencana keuangan dari One Shildt, M Andoko, ketika dihubungi Okezone, Senin (30/3/2015).
“Jangan beli HP hanya karena keinginan, tapi harus diutamakan kebutuhannya,” tegasnya.
Adapun kredit biasanya dikenakan bunga. Banyaknya promosi kredit dengan cicilan ringan menjadi salah satu daya tarik yang akan dipertimbangkan para pembeli dalam membayar cicilan tiap bulannya.
Menurut Andoko, dalam mengkredit handphone perlu melihat keuntungan terlebih dulu, apakah bisa melakukan dengan membeli tunai atau tidak. Jika kredit, harus melihat bunga yang diberikan agar cicilan per bulannya bisa dibayar.
“Sehingga, tujuan utama pembelian HP tercapai, dan kemampuan membayarnya bisa dicicil tanpa melewati jatuh tempo,” ucap Andoko.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.