nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga BBM Jadi Kamuflase Buruknya Pemerintah Kelola Rupiah

Raisa Adila, Jurnalis · Rabu 01 April 2015 18:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 04 01 19 1127767 harga-bbm-jadi-kamuflase-buruknya-pemerintah-kelola-rupiah-9CEjeqPrcj.jpg Ilustrasi Rupiah. (Foto: Okezone/Runi)
JAKARTA - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp500 per liter menjadi bantalan pemerintah atas ambruknya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pasalnya, harga minyak dunia saat ini pun tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

"Justifikasi kenaikan BBM hanya kamuflase saja. Saya sebagai orang awam lebih melihat itu untuk menomboki ambruknya nilai Rupiah terhadap dolar AS," ungkap Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi di kantornya, Jakarta, Rabu (1/4/2015).

Menurutnya, penyebab kenaikan tersebut lebih pada faktor buruknya tim ekonomi pemerintah dalam mengatasi pelemahan Rupiah. Sehingga, masyarakat dibebankan menanggung risiko tersebut.

"Harusnya pemerintah yang menanggung dampak ini. Kalau penyebabnya harga minyak mentah dunia itu kurang tepat karena trennya turun," jelas dia.

Tulus menambahkan, berdasarkan informasi yang ia dapatkan akan sangat sulit harga minyak untuk rebound. Sehingga, kenaikan harga BBM ini lebih kepada dampak Rupiah dan untuk mengembalikan selisih.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini