Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bangun Kereta Bandara, KAI & AP II Pinjam Uang ke 4 Bank

Prabawati Sriningrum , Jurnalis-Senin, 20 April 2015 |10:11 WIB
Bangun Kereta Bandara, KAI & AP II Pinjam Uang ke 4 Bank
Ilustrasi kereta api. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Angkasa Pura II melakukan penandatanganan dua Perjanjian Kredit (PK) dengan Bank Sindikasi. Kerjasama ini bertujuan untuk memulai pembangunan jalur ganda Kereta Api (KA) Bandara Soekarno Hatta (Soetta) dari Stasiun Batu Ceper ke Stasiun Bandara Soetta sepanjang kurang lebih 12 km.

Direktur Keuangan PT KAI Kurniadi Atmosasmito mengatakan, perjanjian kredit ini merupakan salah satu bentuk komitmen PT KAI terhadap penugasan pemerintah untuk membangun KA Bandara Soetta.

Menurutnya, jalur KA bandara ini akan berperan dalam meningkatkan pelayanan moda transportasi KA, khususnya dalam melayani angkutan penumpang dari Jakarta ke Bandara Soetta melalui Kota Tangerang, yang akan dioperasikan oleh PT Railink perusahaan patungan antara PT KAI dan PT Angkasa Pura II.

"Dengan adanya perjanjian kredit dengan Bank Sindikasi ini, diharapkan pembangunan prasarana dan saran KA Bandara Soetta dapat segera selesai sesuai target," ujar Kurniadi di Jakarta, Senin (20/4/2015).

Sekadar informasi penandatanganan dua Perjanjian Kredit (PK) itu meliputi PT KAI dengan Bank Sindikasi yang terdiri dari BRI, BCA, BNI dan Bank Mandiri senilai Rp1,449 triliun atau 84 persen dari total biaya proyek pembangunan prasarana yang akan diberlakukan.

Sementara itu, perjanjian kedua antara PT Railink dengan Bank Sindikasi yang meliputi BRI, BCA, BNI dan Bank Mandiri senilai Rp612 miliar atau 85 persen dari total biaya pengadaan sarana KA Bandara Soetta. Perjanjian kredit ini, berlaku untuk jangka waktu kredit selama 14 tahun sejak ditandatangani.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement