Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menko Sofyan Pesimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7%

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 05 Mei 2015 |13:45 WIB
Menko Sofyan Pesimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7%
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi hanya tumbuh 4,7 persen, atau melambat dibandingkan dengan sebelumnya yang berada di level 5 persen. Melambatnya ekonomi mengancam target pertumbuhan ekonomi sesuai APBN-P 2015 sebesar 5,7 persen

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil meyakini, target pertumbuhan ekonomi 5,7 persen tahun ini masih bisa tercapai. Walaupun dirinya pesimistis akan bisa mencapai 5,7 persen.

Sofyan menjelaskan, pertumbuhan ekonomi 5,7 persen dapat dicapai dengan melihat anggaran pemerintah pada kuartal II-2015 sudah mulai cair, sehingga beberapa proyek pemerintah sudah bisa jalan.

"Saya yakin kuartal kedua akan lebih baik karena anggaran pemerintah dipercepat. Tapi dari segi komoditas masih sama. Harga komoditas jatuh, akibatnya daya beli masyarakat berkurang," ucap Sofyan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/5/2015).

Menurut Sofyan, yang terpenting untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi adalah mempercepat dan mengebut investasi pemerintah maupun swasta.

"Di kuartal II akan lebih baik, kuartal ketiga akan lebih baik lagi," jelasnya.

Sofyan mengungkapkan, capaian pertumbuhan ekonomi ini harus dilihat rata-rata per kuartalnya. Dengan adanya perbaikan pada kuartal II-2015, diyakini pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan di 2015 akan dapat mendekati 5,7 persen.

"Kita harus lihat average per tahun. Misalnya kuartal kedua bisa naik kelima persen, kuartal selanjutnya bisa sampai enam maka sasaran 5,7 persen walau tidak tercapai 5,7 persen bisa tercapai, mendekati," tukasnya.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement