Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jokowi Disebut Warisi Ekonomi yang Lambat

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 05 Mei 2015 |15:23 WIB
Jokowi Disebut Warisi Ekonomi yang Lambat
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal I-2015 melambat jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi periode yang sama tahun lalu.

Deputi Staf Kepresidenan bidang Ekonomi Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, perlambatan ekonomi merupakan warisan dari pemerintahan sebelumnya.

"Tanpa banyak orang tahu, Pak Jokowi warisi ekonomi yang lambat," ucap Purbaya di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2015).

Purbaya menambahkan, untuk mengubah warisan perlambatan pertumbuhan ekonomi tidak lah gampang. Harus ada usaha yang maksimal agar perlambatan ekonomi yang merupakan warisan dari pemerintahan sebelumnya dapat hilang.

"Mengubah pertumbuhan ekonomi itu enggak gampang. Jadi terbukti sudah usaha macam ini itu. Tapi anggaran belum terlalu efektif, belum optimal, sehingga perlambatan jadi makin kelihatan. Jadi ini sampai bulan Maret," jelasnya.

Menurut Purbaya, perlambatan ekonomi yang terjadi pada kuartal I-2015 akan bisa teratasi dengan banyaknya program pemerintah yang sudah dijalankan pada bulan April, karena anggarannya sudah cair.

"Diharapkan dapat mengangkat daya beli masyarakat," tukasnya.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement