nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi: Illegal Fishing di Maluku seperti Pasar Malam

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 18 Mei 2015 13:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 05 18 320 1151302 jokowi-illegal-fishing-di-maluku-seperti-pasar-malam-zmiW88LPtQ.jpg Jokowi: Illegal fishing di Maluku seperti pasar malam. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan tidak biasa melihat banyaknya kapal asing pencuri ikan atau illegal fishing di perairan Indonesia. Keluhan ini disampaikannya ketika menerima Asosiasi Rekaman Indonesia (Asiri), Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Indonesia terkait pembajakan di Tanah Air.

"Misalnya masalah illegal fishing, karena sudah bertahun-tahun orang anggap itu biasa, di depan mata kita setiap hari tujuh ribu kapal asing gerak di perairan kita dianggap biasa. Buat saya tidak," tegas Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (18/5/2015).

Menurut Jokowi, pembajakan atau illegal fishing yang terjadi di Indonesia khususnya di sektor kelautan memang benar adanya. Dirinya mencontohkan, praktik illegal fishing sangat terang-terangan terjadi di Laut Maluku.

Penenggelaman Kapal Pencuri Ikan

"Seperti kapal yang lalu lalang, ada kita ngerti, dibiarkan. Kalau saya tidak, bener data ini, tujuh ribu (kapal), saya suruh cek, betul pak. Kalau bapak mau lihat, malam hari, kaya pasar malam di Maluku, saya cek betul, saya ambil fotonya betul tujuh ribu," paparnya.

Dengan fakta tersebut, Jokowi memerintahkan agar pelaku illegal fishing ditangkap dan kapalnya ditenggelamkan. Dengan cara ini, sambung Jokowi menjelaskan, dapat menciptakan efek jera bagi pelaku illegal fishing.

"Perintah saya saat itu, tangkapin semua, tenggelamin semuanya. Perintah saya itu saja, kalau enggak tegas akan terus menerus, hasilnya sekarang setelah ditenggelamin, langsung drastis drop. Tapi jika enggak ada konsistensi, akan muncul lagi," tukasnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini