"Perikanan tangkap malah turun jauh sekali. Dirjen perikanan tangkap ini kerja serius untuk mengembalikan jumlah nelayan kita," jelasnya.
Hal tersebut disebabkan oleh faktor pemasaran dan pertumbuhan yang bergantung pada ratusan perusahaan sektor perikanan yang telah menutup usahanya selama 15 tahun terakhir.
"Untuk pemasaran dan pertumbuhan ekonomi sebanyak 115 dari perusahaan-perusahaan yang tutup selama 15 tahun terakhir," ujar Susi.
Oleh karena itu, Susi mengajak seluruh pihak tanpa terkecuali untuk bersama-sama mengembalikan kesejahteraan dan kejayaan bahari Indonesia dengan terus menegakkan kedaulatan maritim.
"Kita harus bekerja sama. Kelautan 2/3 wilayahnya dari republik ini. Kerja besar dan tanggung jawab ada di pundak kita semua. Kita tidak boleh lagi terlena dan bermalas-malasan," pungkasnya.
(Fakhri Rezy)