Share

Menkeu Janji BBM Tak Akan Ganggu Inflasi

Danang Sugianto, Jurnalis · Kamis 28 Mei 2015 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2015 05 28 20 1156719 menkeu-janji-bbm-tak-akan-ganggu-inflasi-umuwqnAlmH.jpg Ilustrasi BBM. (Foto: Okezone)
JAKARTA - Harga bahan bakar minyak (BBM) yang dilepas pada mekanisme harga pasar minyak dunia diperkirakan dapat memicu inflasi. Oleh karena itu, pemerintah harus selalu memantau harga di pasaran agar tidak menimbulkan gejolak inflasi.

Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, pemerintah akan menjaga stabilitas pergerakan harga BBM dalam negeri. Hal itu dimaksudkan agar kenaikan harga BBM nantinya tidak begitu berpengaruh terhadap inflasi.

"‎Terkait kebijakan BBM, kami terus selaraskan dengan pengendalian inflasi nasional. Sehingga ke depan inflasi tidak sensitif dengan kenaikan BBM," ujar dalam rapat paripurna di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (28/5/2015).

Bambang sepakat dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang mengusulkan untuk menjaga stabilitas inflasi pada level rendah. Pasalnya, inflasi sangat berpengaruh terhadap konsumsi rumah tangga, juga upaya pemerintah dalam menaikkan tingkat perekonomian nasional.

"Dalam jangka panjang, inflasi rendah bisa mendorong pertumbuhan ekonomi untuk lebih kompetitif," tambahnya.

Oleh karena itu, dia mengatakan pemerintah juga akan menjaga stabilitas harga, mendukung arus distribusi kebutuhan pokok, serta meningkatkan produktivitas pangan dan mengendalikan volatilitas rupiah.

"Kami juga sependapat untuk meningkatkan peran dan sinergi sektor riil, baik untuk kendalikan inflasi dalam bentuk TPID dan kelompok kerja nasional di daerah sehingga inflasi terjaga," tutur Bambang.

Sekadar informasi, pemerintah menetapkan asumsi inflasi sekira 3 sampai 5 persen dalam RAPBN 2016. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi, ditargetkan dapat mencapai 5,8 hingga 6,2 persen di 2016.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini