"Yang pertama saya katakan itu, apakah escavatornya bisa jalan? Dan ternyata jalan," tambahnya.
Lanjut Rini, meskipun hanya berbasis industri pertahanan, teknologi yang telah dikuasai oleh BUMN ini sudah lebih untuk memproduksi beragam varian baru.
"Makanya ke depan bisa dimanfaatkan produk komersial," tutupnya.
Dalam kunjunganna ini, Menteri Rini didampingi direksi PT PP Tbk, PT Hutama Karya, PT Adhi Karya Tbk, PT Wijaya Karya Tbk, PT Waskita Karya Tbk, dan PT Dirgantara Indonesia.
(Widi Agustian)