Ada dua negara yang tertarik untuk membangun kereta cepat di Indonesia, yakni Jepang dan China. Keduanya dikabarkan, sudah mengirimkan proposal untuk membangun kereta api cepat kepada pemerintah Indonesia. Selain itu, ada juga Prancis yang ingin mengikuti lelang ini.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menargetkan groudbreaking dapat dilakukan pada Agustus 2015. Sayangnya, meski Perdana Menteri Jepang Hiroto Izumi, Special Envoy of Prime Minister of Japan menyatakan tertarik membangun kereta api cepat, namun realisasi pembangunan tersebut masih Jauh Panggang dari Api
Pasalnya, pembangunan kereta ini harus melewati tahapan yang cukup panjang, yang sebenarnya sudah dapat dilakukan jauh-jauh hari. Apalagi, Jepang telah melakukan feasibilty study tanpa menunggu kucuran dana pemerintah.
Pembahasan mengenai kereta super cepat ini bukan yang pertama kali. Sebelumnya, setelah melakukan pidato dalam sesi pertama rapat paripurna di acara peringatan ke-60 Konferensi Asia-Afrika (KAA), Presiden China Xi Jinping sempat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden RI Jokowi.