JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membahas kelanjutan kereta cepat dengan Dubes China. Menurut Deputi Menteri Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi Sahala Lumban Gaol mengatakan, pembahasan tersebut merupakan tindak lanjut penandatanganan kerjasama yang pernah terjalin.
"Dulu pernah ada MoU minat investasi ke Indonesia. Ada juga keinginan mereka untuk partisipasi dalam proyek di tanah air termasuk salah satunya soal kereta cepat itu bagaimana follow up-nya dan seterusnya," kaya Sahala di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (3/8/2015).
Sahala mengungkapkan, usai adanya pertemuan dengan Dubes China untuk Indonesia Xie Feng, Menteri BUMN China juga akan menyambangi kantor Kementerian BUMN untuk membahas lebih serius rencana partisipasi China pada proyek-proyek BUMN.
"Lebih jauh dari itu tentunya, kita sudah melakukan pemnbicaraan. Kita ingin membicarakan rencana itu lebih serius. Tentu dengan berbagai proyek yang serius dari mereka," tambahnya.
Tidak hanya itu, sambung Sahala, saat ini kerjasama Indonesia dengan China baru sampai pada tahap review project. "BUMN mereka dengan BUMN kita sudah diskusi. Keinginan kita dalam tahun ini ada hal-hal yang bisa dikerjakan dengan cepat," tandasnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.