Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kesiapan Pemerintah Hadapi El Nino Dinilai Minim

Danang Sugianto , Jurnalis-Senin, 03 Agustus 2015 |12:26 WIB
Kesiapan Pemerintah Hadapi El Nino Dinilai Minim
Ilustrasi Kekeringan. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia tengah dilanda gelombang panas yang biasa disebut El Nino. Dampak El Nino tersebut, sudah mulai terasa ditandai dengan kekeringan di beberapa wilayah di Indonesia.

VP Chief Economist and Strategic Planning Division Bank Negara Indonesia (BNI), Ryan Kiryanto, mengatakan pemerintah diharapkan bisa belajar dari pengelaman badai El Nino yang pernah melanda Indonesia beberapa kali. Hal tersebut agar tidak mengganggu pasokan pangan nasional.

"Saya kira pemerintah harus belajar. Tapi jangan cuma belajar dari referensi tahun lalu. Karena kita sulit memprediksi cuaca. Tidak ada bisa memprediksi cuaca secara tepat," ujarnya dalam acara Power Breakfast, di MNC Business Channel, Senin (3/8/2015).

Menurut Ryan, seharusnya dampak El Nino bisa diatasi, jika ada persiapan dari pemerintah. Bahkan jika Pemerintah bisa merealisasikan anggaran pembangunan infrastruktur perairan dengan membangun waduk secepatnya, maka bencana kekeringan tidak akan terjadi.

"Kita tahu daerah lumbung padi mulai terganggu bahkan ada yang musti beli mesin. Kalau pemerintah sudah disiapkan sejak awal, tidak akan sampai ke sana dampaknya," imbuhnya.

Tapi Ryan memandang antisipasi pemerintah saat ini sudah terlambat. Dirinya memperkirakan, panen raya tidak akan tercapai tahun ini. "Mungkin panen iya, tapi tidak raya. Bagaimana bisa panen raya kalau suply airnya terganggu," pungkasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement