"Saya memang sependapat (pembelian pesawat dibatalkan), tapi untuk menyampaikan itu apakah koridor yang benar," ungkap Anggota DPR komisi VI, Primus Yustisio, di Gedung DPR, Jumat (14/8/2015).
Kendati demikian, Primus menilai, sebagai seorang menteri, Rizal memang berhak mengingatkan, namun akan lebih relevan jika yang berbicara soal pembelian pesawat adalah Menteri BUMN. "Itu harusnya lebih ke menteri teknis. Ibu Rini, menteri BUMN," tukasnya.
Sekadar informasi, sebelumnya Mantan Menteri Perekonomian era Gus Dur ini meminta Garuda membatalkan pembelian Pesawat Airbus 350 sebanyak 30 buah. Rizal menilai pesawat jenis tersebut hanya cocok untuk rute jauh seperti Jakarta-Amerika dan Jakarta-Eropa.
Sedangkan selama ini, penerbangan rute Jakarta-Amsterdam serta Jakarta-London milik Garuda hanya sebesar 30 persen. Menurutnya, kondisi itulah yang membuat Maskapai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu merugi terus-menerus.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.