Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Wajib Bahasa Indonesia, Upaya Jokowi Serap Investasi

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Jum'at, 21 Agustus 2015 |17:57 WIB
Tak Wajib Bahasa Indonesia, Upaya Jokowi Serap Investasi
Ilustrasi investasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

"Iya sekarang kan dalam era globalisasi orang bisa berbicara bahasa apa saja dan bangsa kita juga bisa yang berbicara bahasa mereka," sebutnya.

Pramono menjelaskan, deregulasi aturan tersebut akan segera dilakukan guna menarik banyaknya investasi masuk ke Indonesia. Hal ini untuk menopang dari lesunya dan krisis perekonomian global.

"Maka dengan demikian itu lah yang diatur dalam segera, beberapa aturan yang tidak friendly kepada investasi akan dikurangi karena kita ingin mendorong, dalam kondisi krisis seperti ini, persoalan investasi dan persoalan pembangunan itu menjadi penting untuk mendorong ekonomi bangsa," papar Pramono.

Nantinya, deregulasi aturan yang menghambat investasi masuk ke Indonesia harus segera selesai pada bulan Agustus ini.

"Tentunya setelah ada kajian dan dalam waktu dekat. Pasti dalam minggu-minggu ini akan segera dibereskan karena Presiden minta Agustus ini semua yang berkaitan dengan regulasi yang tidak friendly investasi akan dihilangkan," tukasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Halaman:
Lihat Semua
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement