Saat dikonfirmasi hal itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku bahwa Rizal Ramli telah salah menilai, Pasalnya PLN sudah menyatakan bahwa tudingan dari Rizal Ramli tidak benar.
Di mana yang dimaksud Rizal Ramli Rp73 ribu melainkan 73 kwh (kilo watt per hour). Jika dikonversi ke rupiah sekitar Rp94 ribu dengan hitungan beban listrik rumah tangga 1.300 watt.
"Salah baca kali (Rizal Ramli)," ujar JK di Kantor Wakil Presiden Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (8/9/2015).
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli mengendus permainan mafia di bisnis listrik isi ulang atau prabayar yang dijalankan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).