JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Maritim Rizal Ramli sempat menggugat sistem listrik prabayar. Pasalnya, pembelian pulsa listrik ini dinilai tidak adil. Dia pun menyebut ada mafia pulsa listrik.
Tapi, pernyataan tersebut telah ramai-ramai dibantah otoritas terkait. Mulai Kementerian ESDM hingga PT PLN sendiri. Mahalnya pulsa listrik diketahui akibat biaya administrasi yang ada.
Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman mengatakan, pemerintah akan mengurangi biaya administrasi pada transaksi pembelian pulsa listrik.
Jarman mengakui, masih ada kekurangan dalam mekanisme pembayaran token listrik yaitu dikenakannya biaya administrasi dalam setiap transaksinya.